KPU MAKASSAR MENGAJAR AJAK SISWA SMAN 17 MAKASSAR JADI PEMILIH CERDAS
Makassar, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar kembali menghadirkan program pendidikan pemilih bertajuk "KPU Mengajar" di SMA Negeri 17 Makassar, kamis (29/1/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Abu Hanafi, S.Pd., M.M., dan diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa yang hadir. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing dan Hambaliie. Suasana KPU Mengajar menjadi sangat menarik, ketika para siswa SMAN 17 Makassar diminta melakukan aksi interaktif, dengan menuliskan satu kata yang menggambarkan demokrasi dan pemilu. Hasilnya, muncul berbagai kata kreatif, mulai dari "Keadilan", "Suara", hingga "Masa Depan", yang kemudian menjadi bahan diskusi mendalam. Dalam pemaparannya, Muh. Abdi Goncing mengapresiasi cara pandang para siswa SMAN 17 Makassar, mengenai demokrasi dan pemilu. "Satu kata yang kalian tuliskan ini, mencerminkan pandangan dan harapan kalian terhadap bangsa ini. Untuk itu, kami di sini hadir untuk memastikan bahwa kalian sebagai pemilih pemula, memiliki landasan berpikir yang kuat, sehingga demokrasi dan pemilu itu bukan sekadar kata-kata, tetapi juga sebagai suatu tindakan nyata, tentu dengan dibekali dengan integritas dan pemikiran yang cerdas", ungkap Abdi Goncing. Sejalan dengan hal tersebut, Hambaliie juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif siswa sebagai pemilih pemula dalam demokrasi adalah kunci kesuksesan pemilu. "Antusiasme adik-adik dalam kegiatan interaktif ini, menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki kepedulian. KPU hadir di sini untuk mendampingi kalian, agar kepedulian itu tersalurkan menjadi partisipasi yang cerdas dan rasional," tambah ketua divisi perencanaan, data dan informasi KPU Kota Makassar ini. Kegiatan ditutup dengan komitmen para siswa untuk menjaga nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Melalui program ini, KPU Kota Makassar berharap siswa-siswi SMAN 17 Makassar dapat menjadi pemilih cerdas yang mampu mengawal proses demokrasi di Indonesia ke arah yang lebih baik. (Humas KPU Kota Makassar/Red. Magang) ....
KPU MENGAJAR ASAH NALAR KRITIS SISWA SMAN 8 MAKASSAR
Makassar, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Kembali melanjutkan rangkaian program pendidikan pemilih bertajuk "KPU Mengajar" di SMA Negeri 8 Makassar, selasa (27/1/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMAN 8 Makassar, Iswanuddin, S.Pd, M.Pd. Hadir sebagai narsumber dalam kegiatan ini, anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing. Dalam pemaparan materinya, Abdi Goncing juga memandu para siswa berdiskusi secara berkelompok, guna mengasah pikiran kritis mereka mengenai demokrasi dan kepemiluan. Para siswa kemudian mempresentasikan hasil pemikiran mereka dan saling memberikan tanggapan, guna memperdalam pemahaman mengenai topik yang sedang dibahas. Di sela-sela pemaparan, Abdi Goncing juga menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan dalam demokrasi. "Kami hadir di SMA Negeri 8 ini, untuk memastikan adik-adik tidak hanya menjadi pemilih yang sekadar ikut-ikutan, tetapi juga dapat menjadi pemilih yang rasional dan kritis. Sebab, masa depan demokrasi bangsa kita, sangat bergantung pada sejauh mana kalian sebagai generasi muda, mampu menjaga integritas suaranya," tegas Abdi. Kegiatan ini ditutup dengan komitmen para siswa untuk menyuarakan gerakan pemilih adil dan berintegritas, melalui konten kreatif di media sosial. (Humas KPU Kota Makassar/Red. Magang) ....
BANGUN SINERGITAS KELEMBAGAAN, KPU KOTA MAKASSAR TEMUI WALI KOTA MAKASSAR
Makassar, Kamis 22 Januari — KPU Kota Makassar melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kamis (22/1/2026). Audiensi ini berlangsung di ruang kerja Walikota Makassar. Rombongan audiensi KPU Kota Makassar dipimpin oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hambaliie. Hadir juga, dalam audiensi ini, anggota KPU Kota Makassar Sapri, Sri Wahyuningsi dan Muh.Abdi Goncing, sekretaris KPU Kota Makassar, para kasubag dan sejumlah staf sekretariat KPU Kota Makassar. Hambaliie menjelaskan bahwa saat ini, di KPU Kota Makassar sedang berlangsung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pendidikan pemilih berkelanjutan, dan pemutakhiran data partai politik berkelanjutan. Untuk itu, dirinya berharap sinergitas dan dukungan Pemerintah Kota Makassar, melalui instruksi kepada camat dan lurah, agar pelaksanaan program KPU tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya. "Kita berharap dukungan dan sinergitas dari pemerintah kota Makassar dalam bentuk instruksi kepada camat dan lurah se-kota Makassar, agar program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dan seluruh program yang sedang kami jalankan ini, dapat berjalan sebagaimana mestinya", ujar alumni SMA Negeri 5 Makassar ini. Dalam kesempatan tersebut, Hambaliie juga menambahkan, bahwa KPU Kota Makassar sangat mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat dalam pemilihan RT dan RW serentak yang lalu. “Hal itu (pemilihan RT dan RW), menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran berdemokrasi di tingkat akar rumput. Kondisi tersebut, perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota Makassar, agar akses KPU ke masyarakat semakin mudah dan partisipasi publik dapat terus meningkat", ujarnya. Respon positif juga disampaikan Walikota Makassar, Munafri Arifuddin. Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung semua program strategis dari KPU Kota Makassar, dan akan menginstruksikan semua jajaran terkait, termasuk camat dan lurah, serta memastikan sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. “Saya ingin ada satu kali pertemuan besar atau rakor lah namanya dengan melibatkan KPU Kota Makassar, Partai Politik, Capil, Camat, Lurah, dan semua Dinas terkait, untuk membahas seluruh program KPU ini", tutur Appi sapaan akrab Walikota Makassar ini. Pelaksanaan audiensi ini, menjadi langkah awal dalam penguatan sinergitas dan kolaborasi di awal tahun 2026, antara KPU Kota Makassar dan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. (Humas KPU Kota Makassar/red.) ....
KPU MENGAJAR DAN PEMAHAMAN DEMOKRASI SISWA SMAN 5 MAKASSAR
MAKASSAR, 22 Januari 2026 – KPU Kota Makassar kembali melaksanakan program pendidikan pemilih bertajuk "KPU Mengajar", bertempat di SMA Negeri 5 Makassar, kamis (22/1/2026). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rismawan Bagus Setiadi, yang mewakili Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Makassar. Hadir dalam kegiatan ini 4 (empat) Anggota KPU Makassar: Sapri, Sri Wahyuningsih, Muh. Abdi Goncing, dan Hambaliie. Siswa-siswi menyambut acara dengan antusias, terutama saat memasuki sesi diskusi kelompok, yang membedah isu pro-kontra terkait Demokrasi, Pemilu, serta Asas dan Prinsip Pemilu. Setelah berdiskusi intensif, tiap kelompok memaparkan hasil pemikirannya, untuk membangun kesepahaman bersama mengenai pentingnya integritas dalam berdemokrasi. Dalam kesempatan tersebut, Hambaliie, yang juga merupakan alumni SMA Negeri 5 Makassar, memberikan motivasi kepada para siswa. "Sebagai alumni, saya bangga melihat adik-adik begitu kritis dalam berdiskusi. Saya berharap dari sekolah kita ini, lahir pemilih-pemilih cerdas, yang tidak hanya sekadar menyalurkan suara, tetapi juga menjaga integritas demokrasi demi masa depan bangsa", tutur ketua divisi perencanaan, data dan informasi KPU Kota Makassar ini. Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama para siswa, untuk menjadi pemilih yang adil dan berintegritas melalui kampanye kreatif di media sosial. (Humas KPU Kota Makassar/Red. Magang) ....
KPU KOTA MAKASSAR DAN CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH I SULAWESI SELATAN TEKEN MoA PENDIDIKAN PEMILIH BERKELANJUTAN
Makassar, 21 Januari 2026 - KPU Kota Makassar resmi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Atau Memorandum of Agreement (MoA) dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sulawesi Selatan, rabu (21/1/2026), terkait Pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan serta KPU Mengajar di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Dan/Atau Sederajat Di Lingkup Kota Makassar. Penandatanganan MoA oleh Ketua KPU Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Sulawesi Selatan, Asqar, SE., MM., berlangsung di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sulawesi Selatan, Jl. Poros Bandara Baru, Sudiang, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan penandatanganan MoA ini, juga dihadiri anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing dan Sri Wahyuningsih, didampingi sejumlah staf KPU Kota Makassar. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depannya dan dapat dijadikan sebagai langkah konkret antar dua institusi dalam memperkuat sinergi antar lembaga, khususnya di bidang Pendidikan, demi mencerdaskan anak bangsa yang ada di Kota Makassar. “Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depannya dan dapat dijadikan sebagai langkah konkret antar dua institusi dalam memperkuat sinergi antar lembaga, khususnya dalam pendidikan dan penguatan demokrasi sejak dini", ujar Yasir penuh semangat. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Sulawesi Selatan, Asqar, SE., MM., menyambut baik Penandatanganan MoA ini, dengan harapan dapat menjadi bagian dari komitmen kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan serta KPU Mengajar yang dilakukan KPU Kota Makassar. “Kami menyambut baik setiap program yang mendidik anak bangsa, terkhusus para pelajar yang ada di Kota Makassar, karena lewat kegiatan seperti ini, anak-anak kita di sekolah akan tumbuh kesadaran terhadap politik dan demokrasi secara luas", jelas Asqar. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan mengenai program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan serta KPU Mengajar di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Dan/Atau Sederajat yang saat ini sementara berlangsung. (Humas KPU Kota Makassar/red.) ....
KPU Kota Makassar Hadirkan Debat Demokrasi dalam Program KPU Mengajar di SMA Negeri 4 Makassar
MAKASSAR, 20 Januari 2026 – KPU Kota Makassar kembali melaksanakan program "KPU Mengajar", selasa (20/1/2026) di SMA Negeri 4 Makassar. Kegiatan yang dibuka oleh Marthina Sattu Ari, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas mewakili kepala sekolah ini, bertujuan untuk membekali pemilih pemula dengan pemahaman demokrasi yang mendalam melalui metode interaktif. Hadir sebagai pembicara, Anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing dan Sri Wahyuningsih, yang juga memandu jalannya sesi diskusi kelompok serta membedah isu seputar demokrasi dan pemilu. Suasana aula menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi debat antar kelompok, di mana para siswa saling beradu argumen dengan kritis dan cerdas. Dalam sesi debat tersebut, Sri Wahyuningsih memberikan apresiasi terhadap daya kritis siswa. "Melalui debat atau diskusi ini, kami ingin melatih nalar kritis adik-adik agar menjadi pemilih yang punya prinsip dan tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru," ujar ketua divisi teknis penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Makassar ini. Senada dengan hal itu, Abdi Goncing juga menambahkan bahwa antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa SMA Negeri 4 Makassar ini, memberikan suatu harapan akan lahirnya agen-agen perubahan dalam demokrasi yang siap dan cerdas serta berintegritas di masa depan. "Antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa SMA Negeri 4 ini, memberikan sebuah harapan tentang kesiapan mereka untuk menjadi agen perubahan dalam demokrasi yang cerdas dan berintegritas pada pemilu mendatang." Kegiatan diakhiri dengan pemaparan hasil diskusi dan komitmen para siswa untuk menjaga integritas demokrasi dan pemilu melalui konten kreatif di media sosial. (Humas KPU Kota Makassar/Red. Magang) ....
Sosialisasi
Publikasi
Opini
Hai #kawankpumakassar, setelah minggu lalu kita membahas tipe-tipe budaya politik oleh Almond, kali ini #pojokacarita hadir bersama Sarah Birch dengab pembahasan Korupsi politik. Apa itu Korupsi politik? dan siapa Sarah Birch? Sarah Birch adalah seorang ilmuwan politik dan akademisi Amerika, yang berspesialisasi dalam politik komparatif. Sejak 2016, ia menjadi Profesor Ilmu Politik di King's College London . Ia pernah mengajar di University of Essex antara tahun 1996 dan 2013, dan menjabat sebagai Ketua Politik Perbandingan di Universitas Glasgow antara tahun 2013 dan 2016. Pada tahun 2013, Birch terpilih sebagai Fellow dari British Academy (FBA), akademi nasional Inggris untuk humaniora dan ilmu sosial. Pada tahun 2016, ia terpilih sebagai Anggota Royal Society of Edinburgh (FRSE), akademi sains dan sastra nasional Skotlandia adapun karya istimewanya adalah 'Malpraktik Pemilu' (2011) dan 'Etika dan Integritas dalam Politik Inggris: Bagaimana Warga Negara Menilai Perilaku Politisi mereka dan Mengapa Itu Penting' (2015). Menurut Sarah Korupsi politik dalam Pemilu biasanya dilakukan melalui praktik politik uang. Hal tersebut bisa menghasilkan orang yang 'salah' sebagai pemenang. Pemerintahan yang dihasilkan pun kurang representatif dan akuntabel. Alasannya karena politisi yang terpilih tidak akan mengutamakan kepentingan rakyat. Pada sisi lain, kepercayaan kepada mereka pun rendah. Selain itu, korupsi politik juga dapat mendorong korupsi di sektor-sektor lain.