Berita Terkini

KPU KOTA MAKASSAR SOSIALISASI PDPB DI CAR FREE DAY UNHAS

Makassar    – Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar melaksanakan Sosialisasi Penggunaan cekdptonline dan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung  di Car Free Day UNHAS, Minggu,3 Agustus 2025. Sala satu pelaksanaan kegiatan dengan menyebarkan brosur PDPB kepada masyarakat di CFD. Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan adalah (PDPB) adalah proses memperbaharui data pemilih yang dilakukan secara terus menerus, tidak hanya pada saat menjelang pemilu dan pemilihan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa daftar pemilih selalu akurat, mutakhiran, dan mencerminkan kondisi demografis pemilih yang sebenarnya sehingga pemilih dapat memastikan penggunaan hal pilihnya tersalurkan pada pesta demokrasi nanti. Dalam hal sosialisi PDPB di car free day UNHAS, Menurut Ketua Divisi Sosdiklih & Parmas, Muh Abdi Goncing pelaksanaan kegiatan ini menjadi awal sosilisasi yang di laksanakan oleh KPU Kota Makassar, dan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sosialisasi ini sangat penting untuk pemilih di makassar dalam hal pendataan guna memastikan mereka terdaftar di Daftar Pemilih tetap melalui pengecekan di Aplikasi Cekdptonline.kpu.go.id  “Kegiatan ini menjadi ajang untuk  mengimbau pemilih di Kota Makassar tercatat di DPT, melalui pengecekan di Cekdptonline.kpu.go.id dan jika belum tercatat pemilih bisa langsung mengisi fom melakukan scan barkode yang akan dituntus petugas yang ada di lokasi CFD Unhas. Hal serupa diutarakan, Ketua Divisi Perencanaan, data dan informasi, Hambaliee, melalui sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan di Car Free Day UNHAS, keakuratan data pemilih di Kota Makassar dapat dipastikan terdeteksi dengan baik.”Melalui ajang seperti  ini pendataan pemilih di Kota Makassar dapat lebih akurat apalagi sejumlah langkah teknis yang sedang dijalankan KPU, mulai dari Cek DPT Online, formulir tanggapan publik, barcode pelaporan mandiri, hingga rapat pleno terbuka setiap triwulan ", jelas Hambaliie. kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang berlangsung Di Kampus Universitas Hasanuddin (UNHAS) Jl.Perintis Kemerdekaan KM.10, selain dihadiri semua jajaran secretariat juga dihadiri Ketua Divisi Teknis, Sri Wahyuningsih. (Humas KPU Kota Makassar/NK/YL/YY)

Siapkan Langkah Mitigasi Kepemiluan, KPU Kota Makassar Ikuti Rakornas Berbagi Pengalaman Pemilu 2024

Makassar, 30 Juli 2025 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas pelaksanaan tahapan teknis Pemilu dan Pemilihan ke depannya. Berdasarkan pengalaman yang ada, masih banyak hal yang perlu dilakukan perbaikan, agar nantinya hal tersebut dapat diantisipasi dengan mudah. Untuk itu, ketua divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Makassar, Sri Wahyuningsih, didampingi Kasubag Teknis Penyelengaraan Pemilu dan Hukum KPU Kota Makassar, ikut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional yang dilaksanakan oleh KPU RI. Kegitan yang diikuti secara daring di Aula Kantor KPU Kota Makassar ini bertemakan "Berbagi pengalaman dalam rangka reviu pelaksanaan tahapan teknis pemilu dan pemilihan tahun 2024”. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh satker KPU, mulai dari KPU Provinsi/KIP Aceh, maupun KPU kabupaten/kota se-Indonesia. Dalam sambutannya, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat menekankan bahwa kegiatan ini penting diadakan untuk mendengarkan dan berbagi pengalaman untuk mengetahui risiko di lapangan, karena tidak semua risiko yang ada diatur dalam regulasi. "Masukan-masukan yang ada nantinya dalam kegiatan ini, bisa kita jadikan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan kita untuk dibahas bersama, khususnya dalam rangka mengetahui dan mengantisipasi segala resiko yang ada pada saat tahapan pelaksanaan Pemilu", jelas Yulianto. Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota KPU RI August Mellaz dan Idham Holik, Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawina, Kepala Biro Teknis Penyelenggaraam Pemilu Melgia Carolina Van Harling, serta jajaran kesetjenan KPU RI. Dalam kegiatan ini, beberapa satuan kerja, baik dari KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia, berkesampatan secara bergantian memaparkan pengalaman yang dialami saat tahapan Pemilu tahun 2024 lalu. Dalam kesempatan tersebut, para peserta rakornas menyampaikan kendala yang ada di lapangan, serta menyampaikan rekomendasi untuk menjadi bahan masukan bagi KPU RI. Lebih lanjut, Yulianto menyampaikan bahwa sebagai lembaga yang bertanggungjawab atas penyelenggaraan Pemilu, diperlukan rasa dan upaya gotong royong yang tinggi. "Kita KPU harus bekerja secara kolektif kolegial atau gotong royong, sehingga kita harus saling berbagi ilmu yang dimiliki agar pekerjaan kita bisa lebih baik ke depannya", terang Yulianto. Rakornas ditutup dengan pengumuman pemenang pemaparan pengalaman yang paling menarik dari setiap tahapan. Dalam sambutan penutupnya, Anggota KPU RI Idham Holik, menyampaikan rasa terima kasih kepada para peserta yang antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini. "Banyak terima kasih kepada semuanya atas masukan-masukannya ke KPU RI, karena kami sadar, kami belum sempurna dan masih banyak kekurangan dalam melaksanakan tahapan pemilu", pungkas Idham. (Humas KPU Kota Makassar)

Kembangkan Kapasitas, KPU Kota Makassar Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Dan Media Sosial

Makassar, 28 Juli 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pada bidang pengelolaan website dan media sosial di lingkungan KPU Kota Makassar. Adapun kegiatan yang dimaksud adalah Pelatihan Pengelolaan Media dan Media Sosial, yang diselenggarakan di Aula Kantor KPU Kota Makassar, Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para Kasubag beserta seluruh Staf Sekretariat di lingkungan KPU Kota Makassar. Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, memaparkan dalam materinya terkait pengelolaan media sosial bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen KPU Kota Makassar dalam membangun demokrasi yang partisipatif. "Website dan seluruh media sosial kita (KPU Kota Makassar) adalah wajah kita di ruang digital. Oleh karena itu, SDM kita harus siap, adaptif dan terampil dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada publik dengan bijak, karena ini adalah salah satu komitmen kita dalam mendorong partisipasi publik dalam proses demokrasi", papar Abdi. Pada kesempatan yang lain dalam kegiatan ini, Bambang Hermansyah, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kota Makassar, selaku narasumber dalam pengelolaan website, menyampaikan bahwa website resmi KPU Kota Makassar adalah salah satu website yang terintegrasi dan dikelola mulai dari tingkat pusat, provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota, sehingga seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Makassar diharapkan mampu menggunakan dan mengelolanya dengan baik. "Website KPU Kota Makassar merupakan turunan dari website KPU RI, di mana telah disediakan menu-menu yang disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Fungsinya, agar mudah digunakan dan dioperasikan sesuai dengan kebutuhan para penggunanya", jelas Bambang. Dengan adanya kegiatan pengembangan kapasitas SDM ini, KPU Kota Makassar diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam diseminasi informasi serta interaksi publik melalui ruang-ruang digital, khususnya menjelang tahapan-tahapan penting dalam penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan di masa mendatang. Kegiatan ini juga sekaligus diharapkan sebagai wujud nyata transformasi digital KPU Kota Makassar dalam menjawab tantangan komunikasi publik, yang semakin dinamis di era digital (Humas KPU Kota Makassar/Red.)

Wujudkan Transparansi Dan Akuntabilitas, KPU Kota Makassar Paparkan Perencanaan Dan Pertanggungjawaban Anggaran Pilkada Tahun 2024 Di Hadapan BPK

Makassar, 24 Juli 2025 - Sehari setelah pelaksanaan kegiatan entry meeting, tepatnya Rabu, 23 Juli 2025, KPU Kota Makassar menghadiri undangan BPK Perwakilan Sulawesi Selatan untuk memaparkan Perencanaan Anggaran dan Realisasi Belanja pada Pelaksanaan Kegiatan Tahapan Pilkada Tahun 2024. Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris KPU Kota Makassar, selaku Kuasa Pengguna Anggaran, didampingi oleh para Kasubag dan Pengelola Keuangan di lingkup KPU Kota Makassar. Pada Pemaparannya dihadapan Tim Auditor BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Sekretaris KPU Kota Makassar, Asrar memberikan penjelasan mengenai mekanisme perencanaan anggaran, penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban keuangan Pilkada Serentak Tahun 2024 di lingkup KPU Kota Makassar. "Dana Hibah Pemilihan Tahun 2024 dari Pemerintah Kota Makassar diterima dalam 2 tahap, sebagaimana tercantum dalam NPHD  untuk membiayai beberapa kegiatan, di antaranya honor badan Adhoc, Pencalonan, Kampanye, logistik dll.”, ujar Asrar di hadapan tim auditor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Kegiatan awal ini merupakan diskusi dengan tim auditor, sebelum melakukan proses audit atas penerimaan dana hibah pilkada tahun 2024 di KPU Kota Makassar, yang pada saat bersamaan memenuhi permintaan dokumen-dokumen pertanggungjawaban keuangan. Hal ini merupakan komitmen KPU Kota Makassar dalam mewujudkan tata kelola keuangan Pilkada Tahun 2024 di Sulawesi Selatan, yang transparan dan akuntabel Sebagai informasi, KPU Kota Makassar merupakan perwakilan dari 24 (dua puluh empat) satuan kerja KPU Kabupaten/Kota se sulawesi Selatan yang mengikuti kegiatan ini. (Humas KPU Kota makassar)

KPU Kota Makassar Ikuti Entry Meeting BPK Perwakilan Sulawesi Selatan Secara Virtual

kota-makassar.kpu.go.id,- Dalam rangka pelaksanaan Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan Atas Pengelolaan Belanja Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, KPU Kota Makassar mengikuti kegiatan entry meeting secara virtual yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan bertempat di Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan, selasa 22 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris KPU Kota Makassar selaku Kuasa Pengguna Anggaran, yang didampingi oleh para Kasubag dan Pengelola Keuangan di lingkup KPU Kota Makassar.  Pada sambutannya, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, S.E., Ak., M.AK., CSFA, CA, ACPA, ERMAP, GRCA, GRCP, menekankan pentingnya sinergitas dan kerja sama yang baik antara tim auditor dan auditee, seperti pada saat pelaksanaan pemeriksaan keuangan untuk Pemilihan Umum Tahun 2024. "Pelaksanaan pemeriksaaan ini akan diselenggarakan selama 30 (tiga puluh) hari, meliputi perencanaan anggaran, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban, sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerja sama yang baik, seperti pada saat pelaksanaan pemeriksaan keuangan pada saat pemilu 2024 lalu”, ujar Winner. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbullah, pada saat kegiatan berlangsung, mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga dan meningkatkan sinergitas KPU dengan tim auditor dari BPK Perwakilan Sulawesi Selatan. "Sinergitas kita harus tetap dijaga dan ditingkatkan, agar kegiatan audit ini semakin menguatkan posisi KPU di tengah kekhawatiran publik terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu maupun Pilkada serentak di Sulawesi Selatan”. Ungkap Hasbullah Lebih lanjut lagi, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Adnan Tahir, dalam arahannya, juga mengingatkan pentingnya kesiapan data dan informasi yang dibutuhkan selama pelaksanaan pemeriksaan. "Demi terlaksananya pemeriksaan dengan lancar dan sukses, seluruh dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan oleh tim auditor, harus kita pastikan, semuanya tertata rapi dan siap untuk ditelaah”, ujar Adnan. Keikutsertaan KPU Kota Makassar pada kegiatan ini, menjadi bagian dari komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Sulawesi Selatan, yang transparan dan akuntabel. Sebagai informasi, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Satuan Kerja KPU Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. (Humas KPU Kota Makassar)

Perkuat Literasi Artificial Intelligence, KPU Kota Makassar Ikuti Peningkatan Kapasitas Digital

Makassar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar turut serta dalam Sosialisasi dan Pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan (AI), yang digelar oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor KPU Sulsel, Jumat, 18 Juli 2025. Hadir sebagai perwakilan KPU Kota Makassar, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hambaliie, bersama Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi, operator SIDALIH, SIREKAP serta SIPARMAS. Turut hadir pula perwakilan KPU Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas digital jajaran KPU hingga ke tingkat kabupaten/kota. Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, menekankan pentingnya literasi digital dan penguasaan teknologi AI untuk mendukung data kepemiluan yang akurat. Dirinya mendorong SDM KPU aktif menghasilkan karya inovasi di bidang Reformasi Pemilu, Transformasi Digital dan Demokrasi Berkelanjutan. "Penting untuk seluruh SDM KPU menguasai teknologi berbasis AI, agar mampu berinovasi dalam reformasi kepemiluan serta transformasi digital dan demokrasi berkelanjutan", ujar Hasbullah. Anggota Komisi I DPR RI, Dr. H. Samsul Rizal, yang juga turut hadir dalam kegiatan ini, mengingatkan dominasi data nasional oleh pihak asing, harus diimbangi dengan perlindungan data yang kuat. Ia juga mendorong sinergi lintas sektor agar literasi AI dapat menjangkau seluruh daerah. "Perlu diingat oleh seluruh jajaran KPU bahwa di tengah dominasi asing dalam penguasaan data digital, perlu kiranya diimbangi dengan perlindungan data yang kuat", jelas Syamsul Rizal. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Sulsel, Romy Harminto, dalam arahannya, menegaskan pentingnya pelatihan atau ToT di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulsel, yang mengacu pada PKPU Nomor 5 Tahun 2021 tentang SPBE. Pelatihan ini tentu akan menguatkan peran divisi data dan informasi sebagai garda terdepan perlindungan data. "Pelatihan atau ToT seperti ini sangat penting dilakukan, tidak hanya bagi 4 (empat) kabupaten/kota yang hadir, tapi juga bagi seluruh satker yang ada di Sulsel, karena berkesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan juga untuk menguatkan peran divisi data sebagai garda terdepan perlindungan data pemilih", ujar Romy. Pada kegiatan ini, Programme Manager AI Ready ASEAN, Diera Gala Paksi, menargetkan menjangkau 5,5 juta orang di ASEAN hingga 2026. Project Communications Officer AI Ready ASEAN, Revina Syifa Tiara, juga menambahkan bahwa materi akan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah. Executive Director Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, menegaskan ToT di Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar diharapkan menjadi contoh pengembangan literasi AI di Indonesia Timur. Sebagai penutup, Zulchaidir Ashary, Master Trainer AI Ready ASEAN, membekali peserta dengan keterampilan berpikir kritis untuk membedakan fakta, opini, disinformasi, serta mengenali hoaks digital, manipulasi gambar, video dan fenomena deepfake. Ia juga memperkenalkan cara membuat prompt untuk AI generatif, menjelaskan logika kerjanya, serta memberikan praktik melalui media game literasi agar peserta memahami dasar kerja AI. Ketua divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Makassar, Hambaliie, mengaku antusias dalam kegiatan ini. Menurutnya dirinya merasa tercerahkan dan wawasannya tentang artificial inteligent semakin bertambah. "Saya merasa tercerahkan dengan materi yang relevan dengan tantangan teknis KPU Kota Makassar ke depan. Sangat menambah wawasan kami tentang artificial intelligence. Saya berharap pelatihan seperti ini bisa digelar juga di KPU Kota Makassar, agar kami semakin siap menghadapi tantangan digital di masa mendatang", ujar Hambaliie. KPU Kota Makassar berharap program literasi AI ini dapat menguatkan penyelenggaraan Pemilu di Makassar yang lebih transparan, akuntabel dan adaptif di era digital. (Humas KPU Kota Makassar).

Populer

Belum ada data.